Langsung ke konten utama

BEBERAPA PERISTIWA PENTING 10 MUHARRAM (KISAH PARA NABI)

BEBERAPA PERISTIWA PENTING 10 MUHARRAM (KISAH PARA NABI).

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪ
10 Muharram adalah hari yang lebih dikenal dengan Hari Asyura’,
yang mana kita ingat kembali betapa para Nabi mendapat kemenangan pada hari itu.
Hari Asyura’ juga dianggap sebagai hari besar umat Islam,
karena ada beberapa peristiwa penting yang terjadi pada saat itu.
Beberapa peristiwa penting, dimana para Nabi dan Rasul banyak
mendapat anugerah dari Allah ﷻ yang Maha Suci,
diantaranya :
1. Nabi Adam ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Setelah beratus-ratus tahun lamanya Nabi Adam ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ meminta ampunan dan
bertobat kepada Allah ﷻ , maka pada hari yang bersejarah yaitu
tanggal 10 Muharam Allah ﷻ telah menerima taubat Nabi Adam ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Inilah salah satu penghormatan kepada Nabi Adam ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ . Ratusan tahun bertobat..
Begitu lama sekali Nabiyullah Adam ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ melakukan tobat ini.
2. Nabi Idris ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Memperoleh derajat yang luhur, dibawa ke langit disebabkan
karena Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ bersifat belas kasihan kepada sesamanya.
3. Nabi Musa ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Mendapat anugrah kitab Taurat ketika Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ berada di bukit Thursina (Sinai)
dan Saat diselamatkannya Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dari pasukan Fir'aun saat menyeberangi Laut Merah.
4. Nabi Ibrahim ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Terhindar dari siksaan raja Namrud, karena di tuduh menghancurkan berhala dikuil
tempat pemujaan Namrud, meskipun Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ sudah dilemparkan
kedalam api unggun yang menyala-nyala
5. Nabi Nuh ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Turun dari perahu penyelamat bersama umatnya yang beriman,
terhindar dari air bah dan taufan yang dasyat.
6. Nabi Yusuf ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Di bebaskan dari penjara mesir. Karena sebelumnya Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dituduh Zulaikha
yang menuduh Nabi Yusuf ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ . memperkosanya, padahal sebaliknya,
bahwa wanita itu yang mengajak berbuat zina
7. Nabi Yakub ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Kesembuhan Nabi Yakub ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dari kebutaan dan Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dipertemukan
kembali dengan putranya yakni Nabi Yusuf ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ pada hari Asyura.
8. Nabi Yunus ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Allah ﷻ menerima taubat Nabi Yunus ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dan menyelematkan Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ
dari perut ikan nun (jenis ikan yang sangat besar).
9. Nabi Sulaiman ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Pada tanggal 10 Muharam, Allah ﷻ telah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ.
Tanggal itu merupakan suatu penghormatan kepada Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Akhirnya sebagai bentuk rasa syukur,
Nabi Sulaiman ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ berpuasa dan beribadah kepada Allah ﷻ.
10. Nabi Daud ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Di sucikan dari dosa dan dibersihkan dari segala fitnah serta tuduhan.
Di sebabkan Beliau ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ telah mengirimkan panglimanya hingga gugur,
padahal sang panglima memiliki istri yang amat cantik.
11. Nabi Isa ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ .
Pada 10 Muharam ini juga, Allah ﷻ mengangkat Nabi Isa ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ ke langit,
di mana Allah ﷻ telah menukarkan Nabi Isa ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ dengan Yahuza.
Ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Isa ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺴﻼﻡ daripada
kekejaman kaum Bani Israil.
12. Nabi Muhammad ﷺ
Nabi Muhammad ﷺ dan pengikutnya pada hari asyura’ mendapat
anugrah dan kewaspadaan dalam menetapi hidayah Al-Qur’an (hijrahnya Rasulullah ﷺ ).
Oleh karena pentingnya kejadian-kejadian tersebut,
yakni pada hari Asyura’ para Nabi banyak memperoleh anugerah dari Allah ﷻ .
Maka bagi umat Islam disunnahkan (diutamakan) untuk menjalankan
ibadah puasa dan memperbanyak tafakur serta menambah amal ibadah lainnya.
Puasa Asyura menghapus dosa-dosa kecil yang telah diperbuat tahun lalu.
Pada hari Asyuro umat Islam disunnahkan untuk melakukan banyak kebaikan
diataranya adalah memberikan santunan kepada Anak Yatim / Piatu
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ
Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad.
Semoga bermanfaat
Silahkan share
"KISAH PARA NABI"

PANGERAN TAKA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

59 KATA MUTIARA HABIB UMAR BIN HAFIDZ

1. "Barangsiapa yang tidak duduk bersama orang yang berjaya, mana mungkin dia akan berjaya." -Habib Umar bin Hafidz 2. "Banyak bergurau dan berlawak merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah swt dan merupakan tanda dari lemahnya iman." -Habib Umar bin Hafidz 3. "Apabila kita mendoakan orang lain, maka akan hadir malaikat yang mendoakan hal yang sama untuk kita." - Habib Umar bin Hafidz 4. "Rugilah bagi mereka yang berniat untuk melakukan maksiat semula setelah berlalunya Ramadhan." - Habib Umar bin Hafidz 5. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya." - Habib Umar bin Hafidz 6. "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan rezeki karena itu dari ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan ALLAH. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingunga...

Kata bahsa arab dan artinya

1. Man jadda wajada - من جدّ وجد "Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkannya." 2. Man saaro darbi wasola - من سار على الدرب وصل "Barang siapa berjalan pada jalannya, maka dia akan sampai (pada tujuannya)." 3. Wa maa ladatu illa ba'dat ta'bi - ومااللذّة إلا بعد التعب "Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan." 4. Man yazro' yahsud - من يزرع يحصد "Barang siapa yang menanam pasti akan memetik (mengetam)." 5. lan tarji'al ayyamul lati madhot - لن ترجع الأيّام التي مضت "Tidak akan pernah kembali lagi hari-hari yang te...

Biografi Habib Abdullah bin Muhammad bin Syahab

Beliau seorang yang sangat alim, berwibawa dan tawadhu. Dan Beliau termasuk A’yanil bilad Tariem (Tokoh-tokoh Habaib Tarim). Dan Beliau juga lah yang sering dijuluki Sang “Ainu Tariem” – Matanya Kota Tarim al Ghanna. Usia Beliau sekitar 70-an, putra dari Al-Allamah Habib Muhammad, dan cucu dari Al-Allamah Habib Alwi bin Abdullah bin Shahabuddin, dipercaya telah mencapai maqam atau tingkatan yang sangat tinggi sebagai seorang sufi. Seperti juga ayah, kakek, serta kakek buyutnya, beliau termasuk orang yang dekat dan begitu cinta kepad Rasulullah saw. Sehingga tak ada tindakan-tindakannya yang tidak mengacu pada perilaku Nabi saw. Beliau sering diundang ke Indonesia, melalui para ulama dan habaib, dan jawaban Beliau selalu: ”Saya menunggu perintah saja!” ( Maksud dari perkataan Beliau ialah menunggu perintah dari ROSULULLAH Saw secara langsung ), karena beliau sering berdialog dengan baginda Rasul Saw. Beliau biasa didatangi para Ulama yang hendak b...