berkunjung ke Denmark, kota yang dikenal paling tidak suka dan menghina Rasulullah Saw. Tetapi baru saja beliau keluar dari bandara, telah disambut dengan pembacaan Maulid Nabi Saw. di bandara.” Habib Umar bin Hafidz pun berpaling ke puteranya itu sambil berkata: “Engkau lihat? Pernahkah kamu menyaksikan orang yang menyambutku di bandara dengan pembacaan Maulid? Sungguh di semua dunia belum pernah terjadi, tapi terjadi di sini, di Denmark, kota yang konon terlalu tidak suka dan menghina Nabi Saw. Belum sampai saya di kotanya, baru di bandara saja lantunan Maulid Nabi Saw. dikumandangkan. Engkau lihat bagaimana Allah Swt. Mahamemberi hidayah walau di tempat yang konon paling menghina Nabi Saw.?” Di Jerman Habib Umar bin Hafidz menyampaikan ceramah (taushiyah) di bagian forum, datang diantaranya seorang missionaris Nasrani yang mencuri dengar. Lalu dilaporkannya hal itu pada pimpinan gereja, yaitu guru si missionaris Nasrani itu. Akhirnya pendeta besar mengambil keputusan u...