"Dulu..setiap selesai rouhah(dars ashar),Habib Umar selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi ibunya(Hubabah Zahro)..
Hampir setiap hari beliau meluangkan waktu untuk duduk bersama sang ibu di tengah kesibukan dakwah yg sangat-sangat padat..
Tahukah kalian apa yg Habib lakukan ketika duduk bersama ibunya ?
Habib membuat qohwah(kopi)untuk ibunya..
sesederhana itu ??
Tentunya tidak, Habib tidak membuat kopi jahiz(instan)yg dijual di toko-toko itu,..
Tapi beliau sendiri yg mengambil dan memilih biji-biji kopinya..
Menumbuknya..membersihkan kulit-kulitnya,
hingga ia menjadi seperti dagig(tepung)..
Setelah itu baru beliau hidangkan kopi tersebut untuk sang ibu..
Itu adalah kegiatan "wajib" Habib Umar setiap kali mengunjungi ibunya..
Siapa diantara kita yg pernah memanjakan ibunya seperti itu..? Memberi perhatian terhadap ibunya sebesar itu.. ?
(Di petik dari kalam Habib Mahdi Al Maghribi,Khodim Habib Umar,Cucu Habib Hasan Baharun pendiri Dalwa,dalam jalsah bersama Robithoh pelajar Madura Darul Musthofa)
Ditengah waktu,tenaga dan fikiran yg banyak tercurahkan untuk ummat,mereka para Awliya' tak pernah lupa untuk memuliakan dan memanjakan ibu-ibu mereka..
Bandingkan dgn kita..Hp,sosmed,dan hal-hal remeh lainnya sudah cukup menyibukkan diri kita dari memberi perhatian lebih kepada ibu-ibu kita..
Berapapun umur seorng ibu, ia tetaplah "mahluk" yg ingin diperhatikan dan dimanja oleh Anak-anaknya..
"Seorng anak yg berbakti kepada ibunya, jika ia memandang ibunya dgn pandangan kasih sayang,maka akan dicatat baginya pahala haji mabrur dlm setiap pandangan"(HR.B
aihaqi,Syuabul iman 7472)
1. "Barangsiapa yang tidak duduk bersama orang yang berjaya, mana mungkin dia akan berjaya." -Habib Umar bin Hafidz 2. "Banyak bergurau dan berlawak merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah swt dan merupakan tanda dari lemahnya iman." -Habib Umar bin Hafidz 3. "Apabila kita mendoakan orang lain, maka akan hadir malaikat yang mendoakan hal yang sama untuk kita." - Habib Umar bin Hafidz 4. "Rugilah bagi mereka yang berniat untuk melakukan maksiat semula setelah berlalunya Ramadhan." - Habib Umar bin Hafidz 5. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya." - Habib Umar bin Hafidz 6. "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan rezeki karena itu dari ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan ALLAH. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingunga...
Komentar
Posting Komentar