Langsung ke konten utama

KESAKSIAN AL HABIB UMAR BIN HAFIDZ TENTANG KEWALIAN K.H. ZAINI ABDUL GHONI


👳‍♀
*AL HABIB UMAR BIN HAFIDZ*

📜pernah bercerita tentang ABAH GURU SEKUMPUL (Syaikh ZAINI BIN ABDUL GHONI) . kata beliau "ketika Syeikh ZAINI sudah wafat, aku sering melihat Syaikh Zaini di zanbal.
(maqom para aulia di hadromaut) mendatangi para auliya, bertemu dgn para auliya, bertatap muka dgn para auliya. ketika wafat Syaikh Zaini tahun 2005, aku lihat langit terbelah, para malaikat semuanya turun mendatangi Syaikh Zaini .

sewaktu Syaikh Zaini masih hidup, setiap malam SENIN di ARSY bergemuruh suara Syaikh Zaini melantunkan maulid Al-Habsy di majlis maulid disekumpul .
kata HABIB UMAR,"pemegang WALI QUTUB saat itu ada 2 orang yaitu HABIB ABDUL QODIR bin AHMAD ASSEGAF di JEDDAH DAN Syaikh ZAINI ABDUL GHONI..
kata Habib Umar lagi "aku dibukakan futuh melihat wali QUTUB Syaikh Zaini berada dalam istana yang sangat megah, istananya itu bertingkat dan banyak kebun-kebun, istana itu milik Syaikh Zaini dibawah naungan Syaikh Muhammad Arsyad (datuk kalampayan) atas bimbingan Syaikh Samman & Syaikh Abdul Qadir AlJailani yg lngsung dr Rasulullah SAW yg mana istana itu dipenuhi murid2 Syaikh Zaini .

sungguh luar biasa Syaikh Zaini bersama muridnya. beruntunglah orang yang jadi murid Syaikh Zaini & mengikuti jejak langkahnya. dan kata Habib Umar lg, "aku pun kalau datang kebanjar pasti ZiAROH ke kubur Syaikh Zaini minta berkat" itulah sebahagian perkataan Habib Umar saat beliau menginap diasrama haji banjarbaru tahun 2009 yg diterjemahkan Ustadz Mulkani .

tahun 2009 beliau datang ke banjar bersama istri beliau. saat itu juga istri beliau tausiah di rumah Ustadz Sholahuddin disekumpul sekaligus mengijazahkan cadar bagi perempuan muslimah.

●Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, di sisi Tuhannya mendapat rezeki, mereka bergembira dengan karunia yang diberikan Allah kepadanya, dan bergirang hati terhadap orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 169-170)

●Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad) maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 69)

Allahumma sholli'ala sayyidina Muhammad nabiyil umiyi wa'ala aalihi washohbihi wasalim
*الَلَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ °  وَعَلَي اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِمْ* (ﷺ)
•••••••••••★••••••••••••

```RintihanJemari```
```PangeranTaka```

Komentar

Postingan populer dari blog ini

59 KATA MUTIARA HABIB UMAR BIN HAFIDZ

1. "Barangsiapa yang tidak duduk bersama orang yang berjaya, mana mungkin dia akan berjaya." -Habib Umar bin Hafidz 2. "Banyak bergurau dan berlawak merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah swt dan merupakan tanda dari lemahnya iman." -Habib Umar bin Hafidz 3. "Apabila kita mendoakan orang lain, maka akan hadir malaikat yang mendoakan hal yang sama untuk kita." - Habib Umar bin Hafidz 4. "Rugilah bagi mereka yang berniat untuk melakukan maksiat semula setelah berlalunya Ramadhan." - Habib Umar bin Hafidz 5. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya." - Habib Umar bin Hafidz 6. "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan rezeki karena itu dari ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan ALLAH. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingunga...

Kata bahsa arab dan artinya

1. Man jadda wajada - من جدّ وجد "Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan mendapatkannya." 2. Man saaro darbi wasola - من سار على الدرب وصل "Barang siapa berjalan pada jalannya, maka dia akan sampai (pada tujuannya)." 3. Wa maa ladatu illa ba'dat ta'bi - ومااللذّة إلا بعد التعب "Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan." 4. Man yazro' yahsud - من يزرع يحصد "Barang siapa yang menanam pasti akan memetik (mengetam)." 5. lan tarji'al ayyamul lati madhot - لن ترجع الأيّام التي مضت "Tidak akan pernah kembali lagi hari-hari yang te...

Biografi Habib Abdullah bin Muhammad bin Syahab

Beliau seorang yang sangat alim, berwibawa dan tawadhu. Dan Beliau termasuk A’yanil bilad Tariem (Tokoh-tokoh Habaib Tarim). Dan Beliau juga lah yang sering dijuluki Sang “Ainu Tariem” – Matanya Kota Tarim al Ghanna. Usia Beliau sekitar 70-an, putra dari Al-Allamah Habib Muhammad, dan cucu dari Al-Allamah Habib Alwi bin Abdullah bin Shahabuddin, dipercaya telah mencapai maqam atau tingkatan yang sangat tinggi sebagai seorang sufi. Seperti juga ayah, kakek, serta kakek buyutnya, beliau termasuk orang yang dekat dan begitu cinta kepad Rasulullah saw. Sehingga tak ada tindakan-tindakannya yang tidak mengacu pada perilaku Nabi saw. Beliau sering diundang ke Indonesia, melalui para ulama dan habaib, dan jawaban Beliau selalu: ”Saya menunggu perintah saja!” ( Maksud dari perkataan Beliau ialah menunggu perintah dari ROSULULLAH Saw secara langsung ), karena beliau sering berdialog dengan baginda Rasul Saw. Beliau biasa didatangi para Ulama yang hendak b...