Adalah kebahagiaan
seorang laki-laki
ketika Allah
menganugrahkann
ya seorang istri yang
apabila ia
memandangnya, ia
merasa semakin
sayang. Kepenatan
selama di luar rumah
terkikis ketika
memandang wajah
istri yang tercinta.
Kesenangan di luar
tak menjadikan
suami merasa jengah
di rumah. Sebab
surga ada di
rumahnya; Baiti
Jannati (rumahku
surgaku).
Wanita benar-benar
sangat diuntungkan,
karena ia memiliki
kesempatan yang
lebih besar dalam hal
perhiasan jiwa
dengan arti yang
sesungguhnya, yaitu
ketika wanita
memiliki sifat-sifat
terpuji yang
mengangkat
derajatnya ke
puncak kemuliaan,
dan jauh dari segala
sesuatu yang dapat
menghancurkanya
dan menghilangkan
rasa malunya.
Jika engkau telah
menikah, maka
nasihat ini untuk
mengingatkanmu
agar engkau selalu
menampilkan
kecantikan dirimu
dengan kecantikan
sejati yang berasal
dari dalam jiwamu,
bukan dengan
kecantikan sebab
yang akan lenyap
dengan lenyapnya
sebab.
Jika saat ini Allah
belum mengaruniai
engkau jodoh
seorang suami yang
sholeh, maka
persiapkanlah dirimu
untuk menjadi istri
yang sholihah
dengan memperbaiki
diri dari kekurangan
yang dimiliki lalu
tutuplah ia dengan
memunculkan
potensi yang engkau
miliki untuk
mendekatkan dirimu
kepada Yang Maha
Rahman,
mempercantik diri
dengan ketakwaan
kepada Allah yang
dengannya akan
tumbuh keimanan
dalam hatimu
sehingga engkau
dapat menghiasi
dirimu dengan akhlak
yang mulia.
Ini adalah sebuah
nasihat yang apabila
engkau
mengambilnya maka
tidak ada yang akan
diuntungkan
melainkan dirimu
sendiri
1. "Barangsiapa yang tidak duduk bersama orang yang berjaya, mana mungkin dia akan berjaya." -Habib Umar bin Hafidz 2. "Banyak bergurau dan berlawak merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah swt dan merupakan tanda dari lemahnya iman." -Habib Umar bin Hafidz 3. "Apabila kita mendoakan orang lain, maka akan hadir malaikat yang mendoakan hal yang sama untuk kita." - Habib Umar bin Hafidz 4. "Rugilah bagi mereka yang berniat untuk melakukan maksiat semula setelah berlalunya Ramadhan." - Habib Umar bin Hafidz 5. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya." - Habib Umar bin Hafidz 6. "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan rezeki karena itu dari ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan ALLAH. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingunga...
Komentar
Posting Komentar