Kepada perempuan,
Mulailah menutup pintu untuk seseorang yang sering menyakiti, sekali pun masih ada sisa-sisa perasaan kepadanya.
Jawab,
Bagaimana bisa ia membuatmu bahagia, sedang karenanyalah kamu sering menangis? Bagaimana bisa ia setia, sedang ketulusunmu ia khianati? Sungguh bagaimana mungkin ia menjagamu, sedang hatimu pun ia patahkan.
Kepada perempuan,
Berilah kesempatan kepada laki-laki lain untuk memasuki hatimu ya; agar ia membantu merapikan hari-harimu yang sempat kacau oleh cerita di masa lalu.
Udah ah jangan lebay. Relakan yang telah pergi, sambut yang kelak datang. Ikhlaskan yang sudah hilang, temukan yang bisa menggantikan. Selesai.
Dan kepada perempuan,
Berhentilah menunggu seseorang yang tak pernah mau datang. Sudahilah pengharapan yang sia-sia ini. Di dunia ini waktumu singkat, masa mudamu sementara, dan usiamu akan terus bertambah.
Demi Allah,
Demi Allah bagaimana mungkin waktumu yang singkat ini, kau persingkat lagi dengan menanti seseorang yang tak mau memberi pasti. Came on, kamu tidak akan selamanya kayak gini, kan?
Apa kamu bilang, sulit melepasnya?
Hei, aku sering katakan kepadamu, kan? Bahwa melepaskan itu bukan tentang bisa atau tidak. Bukan soal gampang atau sulit. Melepaskan adalah soal pilihan. Dan setelah membaca tulisan ini, pastikan, kamu sudah memutuskan untuk memilih bahagia.
Tanpa dia.
1. "Barangsiapa yang tidak duduk bersama orang yang berjaya, mana mungkin dia akan berjaya." -Habib Umar bin Hafidz 2. "Banyak bergurau dan berlawak merupakan pertanda sepinya hati dari mengagungkan Allah swt dan merupakan tanda dari lemahnya iman." -Habib Umar bin Hafidz 3. "Apabila kita mendoakan orang lain, maka akan hadir malaikat yang mendoakan hal yang sama untuk kita." - Habib Umar bin Hafidz 4. "Rugilah bagi mereka yang berniat untuk melakukan maksiat semula setelah berlalunya Ramadhan." - Habib Umar bin Hafidz 5. "Orang yang tinggi akhlaknya, walaupun rendah ilmunya lebih mulia dari orang yang banyak ilmunya tapi kurang akhlaknya." - Habib Umar bin Hafidz 6. "Janganlah kamu menanggung kebingungan dunia karena itu urusan ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan rezeki karena itu dari ALLAH. Janganlah kamu menanggung kebingungan masa depan karena itu kekuasaan ALLAH. Yang harus kamu tanggung adalah satu kebingunga...
Komentar
Posting Komentar