Imam Al Ghazali berkata:"ada dua macam suul khotimah yg membahayakan akhir hayat setiap orang, yaitu:
Pertama, ketika sakratul maut datang merenggut, hati dan perasaan seseorang menjadi ragu-ragu dan tidak percaya kepada Allah sehingga ia mati dalam keadaan tidak beriman.
Kedua, seseorang yg disibukkan oleh kecintaan urusan duniawi yg tidak ada hubungannya dengan kepentingan akherat, hatinya tenggelam dalam kecintaan terhadap harta dan dunia, dan hatinya selalu berpaling dari Allah. Maka jika sakratul maut menjemput sedang ia dalam keadaan demikian, berarti ia mati dalam keadaan jauh dari Allah SWT.
-----------------------------
Habib Ali Al Jufri : "Setiap bentuk kemaksiatan hati memiliki kaitan erat dengan hubbud dunya, cinta kepada dunia. Dan cinta kepada dunia memiliki beberapa unsur. Di antara unsur-unsur cinta dunia itu adalah takabbur, hasud, dan riya’.
Itulah sebabnya, engkau membutuhkan cara untuk menyikapi semua unsur tersebut agar dapat melepaskan hatimu dari semua unsur itu sehingga hatimu dapat selamat dari cinta kepada dunia.
Selain itu, ambil kendali terhadap hatimu untuk membersihkannya dengan menghindarkan hatimu dari berburuk sangka kepada manusia, merendahkan mereka, atau merasa lebih mulia dari mereka."
Allahuma sholi 'ala sayidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'alihi wa shohbihi wa salim
silahkan tag danshare
"Kalau kamu bilang, 'Anak ini nanti butuh biaya kuliah, biaya menikah, maka kamu melihat anak ini sebagai problem, tapi lihatlah dia sebagai penerus sujudmu, penerus kebaikanmu, dan tabunganmu saat kelak kau sudah meninggal." "Saya memang berbeda dengan kebanyakan orang, bagi mereka: Anak kecil bisa kualat kalau melawan orang tua. Saya punya pendapat sebaliknya, orang tua bisa kualat kalau sembarangan kepada anak kecil. Sebagai orang alim, saya pertanggungjawabkan pendapat ini di depan Allah. Dan saya punya referensi banyak kitab soal ini. Sayang, pendapat seperti saya ini tidak populer di (negeri) ini..." "Jangan mengira bahwa anak nakal itu tidak ada hubungannya dengan orang tua, sangat berhubungan. Jika kalian ingin melihat dirimu, maka lihatlah anakmu." "Penting bagi orang tua untuk memberikan akses kebahagiaan yang patut anak dapatkan selama kebahagiaan itu tidak menyalahi aturan Islam. Apabila kita tinjau kembali, sejatinya tidak...
Komentar
Posting Komentar