Bismillaahirrah
maanirrahiim...
Begitu mudahnya
seorang laki-laki
bilang suka pada
wanita.
Begitu mudahnya
seorang laki-laki
bilang cinta pada
wanita.
Begitu mudahnya
seorang laki-laki
bilang sayang pada
wanita. Dan begitu
mudahnya seorang
laki-laki bilang dialah
satu-satunya pilihan
dalam hidupnya pada
wanita. Wanita
memang terlalu
mudah terpedaya.
Wanita memang
terlalu mudah dipuja.
Wanita memang
terlalu mudah
dimanja.
Padahal itu
kebanyakan sebatas
dibibir saja. Andai
saja banyak laki-laki
yang memuliakan
wanita.
Andai saja banyak
wanita tak mudah
terbuai kata-kata
rayuan belaka.
Niscaya tak akan
banyak korban-
korban berjatuhan
yang
mengatasnamakan
cinta. Wahai Akhy..
Hormatilah
keberadaan kaum
wanita.
Janganlah ia hanya
dibuat sebagai
barang mainan saja.
Karena ia pun berhak
mendapatkan cinta
sejatinya. Wahai
Ukhty..
Janganlah engkau
mudah tergoda.
Janganlah engkau
mudah terpedaya.
Sayangi dirimu.
Sayangilah badanmu.
Pertahankan
mahkota
kehormatanmu.
Engkau tak pantas
menjual
kemuliaanmu begitu
murahnya. Engkau
tak pantas menjadi
Perhiasan yang
hilang
Keindahannya.
Karena sejatinya..
Hanyalah wanita
yang berhak menjadi
Perhiasan
Terindah bukan
Perhiasan Termurah.
Semoga bisa
dijadikan renungan
untuk kita semua.
Duhai Ukhty,Jadilah
Muslimah
Solehah.
"Kalau kamu bilang, 'Anak ini nanti butuh biaya kuliah, biaya menikah, maka kamu melihat anak ini sebagai problem, tapi lihatlah dia sebagai penerus sujudmu, penerus kebaikanmu, dan tabunganmu saat kelak kau sudah meninggal." "Saya memang berbeda dengan kebanyakan orang, bagi mereka: Anak kecil bisa kualat kalau melawan orang tua. Saya punya pendapat sebaliknya, orang tua bisa kualat kalau sembarangan kepada anak kecil. Sebagai orang alim, saya pertanggungjawabkan pendapat ini di depan Allah. Dan saya punya referensi banyak kitab soal ini. Sayang, pendapat seperti saya ini tidak populer di (negeri) ini..." "Jangan mengira bahwa anak nakal itu tidak ada hubungannya dengan orang tua, sangat berhubungan. Jika kalian ingin melihat dirimu, maka lihatlah anakmu." "Penting bagi orang tua untuk memberikan akses kebahagiaan yang patut anak dapatkan selama kebahagiaan itu tidak menyalahi aturan Islam. Apabila kita tinjau kembali, sejatinya tidak...
Komentar
Posting Komentar