Saya dan istri beberapa kali didatangi oleh pasangan yang mau Konsultasi pernikahan
.
Ada pasangan suami istri yang sudah 10 tahun menikah, namun sang istri merasa tak bahagia karena suami kurang mesra. Saat ditanya ternyata hanya soal komunikasi. Sang suami terlalu dingin, jarang memeluk, pulang seminggu sekali tapi tetap acuh.. bahkan pernah ketahuan selingkuh
.
Di lain waktu, ada pasangan muda yang baru 2 bulan menikah, namun tak ada sakinah di rumah tangga. Tiap hari selalu marahan. Padahal wajah mereka cantik dan tampan. Apalagi orang tua sang istri sangat berada. Namun pernikahan, bukan hanya tentang harta, kecantikan dan semua yang fana
.
Lalu, saya teringat dengan seorang mahasiswi yang menanyakan kepada kami, "Apa sih kang rahasia agar pernikahan langgeng dan bisa melewati ujian 5 tahun pernikahan yang berat?"
.
Ah.. saya justru harus banyak belajar dari istri saya.
Jujur saja.. awal-awal menikah saya yang lebih sering tersinggung, terus diem tanda marah. Tapi istri saya yang duluan minta maaf. 😭
Padahal bisa jadi saya yang sebenarnya salah. Atau seringnya cuman masalah miskomunikasi
.
MasyaAllah.. di titik ini saya sangat bersyukur dapet istri yang sangat sabar.. mau menerima saya apa adanya. Keegoan dan segala kekurangan saya. Benarlah istri adalah pakaian suami. Begitupun sebaliknya
.
Kalau sekarang banyak pernikahan yang retak coba tanya, seberapa sering mengucapkan tiga hal ini, "Maaf, terimakasih, tolong"
.
Lalu pertanyaannya bagaimana cara agar bisa mempertahankan dan menyemai cinta dengan pasangan ? .
Teladan terbaik untuk romantisme sejati adalah Rasulullah.
Rasulullah memanggil dengan sebutan "Humairah" pada Aisyah. "yang Pipi kemerahan.
Sudahkah kita memanggil dengan sebutan terbaik yang ia suka? 😊
.
📜Rasulullah minta didekap walau istri sedang haid. Yang di saat seperti itu banyak istri yang butuh perhatian lebih. Sudahkah kita mempraktekkan? .
Semoga Allah menjadikan para lelaki menjadi suami yang Soleh, romantis dan bertanggung jawab. Dan semoga para wanita bisa menjadi wanita yang Solehah, yang taat. Aamiin
.
"Kalau kamu bilang, 'Anak ini nanti butuh biaya kuliah, biaya menikah, maka kamu melihat anak ini sebagai problem, tapi lihatlah dia sebagai penerus sujudmu, penerus kebaikanmu, dan tabunganmu saat kelak kau sudah meninggal." "Saya memang berbeda dengan kebanyakan orang, bagi mereka: Anak kecil bisa kualat kalau melawan orang tua. Saya punya pendapat sebaliknya, orang tua bisa kualat kalau sembarangan kepada anak kecil. Sebagai orang alim, saya pertanggungjawabkan pendapat ini di depan Allah. Dan saya punya referensi banyak kitab soal ini. Sayang, pendapat seperti saya ini tidak populer di (negeri) ini..." "Jangan mengira bahwa anak nakal itu tidak ada hubungannya dengan orang tua, sangat berhubungan. Jika kalian ingin melihat dirimu, maka lihatlah anakmu." "Penting bagi orang tua untuk memberikan akses kebahagiaan yang patut anak dapatkan selama kebahagiaan itu tidak menyalahi aturan Islam. Apabila kita tinjau kembali, sejatinya tidak...
Komentar
Posting Komentar