Langsung ke konten utama

Postingan

MUTIARA KISAH* (dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka)

💌🌙🕌 🇷 🇲 🇸 *(🇷amadhan 🇲essage 🇸ervice)* ▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪ #7 🍵 *MUTIARA KISAH* (dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka) 👑👑👑 Pada suatu masa, Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya hendak berangkat menaklukkan suatu daerah. 🌤 Pagi hari sebelum berangkat,  Iskandar Zulkarnain berpesan kepada pasukannya: 👑 _"Dalam perjalanan, nanti malam kita akan melintasi sungai. Ambillah apa pun yang terinjak yang ada di sungai itu."_ 🌑🌒🌓 Ketika malam tiba dan pasukan Iskandar Zulkarnain melintasi sungai, 🤺 Ada 3 golongan prajurit yaitu : ☝🏻 1. Golongan yang pertama tidak mengambil apa pun yang terinjak di sungai karena yakin itu hanya batu. ✌🏻 2. Golongan yang kedua mengambil alakadarnya yang terinjak di sungai, sekedar mengikuti perintah raja. 👌🏻 3. Yang ketiga mengambil sebanyak-banyaknya yang terinjak di sungai sehingga tasnya penuh dan kepayahan meneruskan perjalanan karena penuhnya bawaan. 🐎 Setelah melanjutkan perja...

TUKANG ES DI JUMPAI RASULULLAH ﷺ

Pada suatu hari ada seorang tukang es yang belum pernah mengenal yang namanya maulid nabi, setiap hari dia berjualan es dari kampung ke kampung untuk menjual esnya namun es yang dijualnya hanya laku sedikit, pada suatu hari dia melihat ada banyak orang berkumpul di suatu masjid yang sedang mengadakan maulid dan dia putuskan untuk berdagang disitu (niatnya bukan untuk mengahdiri maulid akan tetapi hanya untuk menjual esnya saja) selesai acara maulid para jamaah membeli esnya sehingga habis semua dagangannya. Besok harinya dia mencari lagi tempat yang mengadakan maulid, dengan niat yang sama yaitu hanya untuk menjual es bukan untuk mengadakan maulid. selesai acara esnya habis terjual. dan begitu seterusnya, hingga dia menyadari, sebenarnya apa yang sedang orang-orang itu lakukan yach? dalam hati dia bertanya. dia mencoba tidak hanya ingin menjual esnya tapi juga dia ingin tau apa itu maulid. hatinya mulai tersentuh dengan untaian kata yang indah dari maulid nabi Muhammad saw...

Buat seorang wanita

Kepada perempuan, Mulailah menutup pintu untuk seseorang yang sering menyakiti, sekali pun masih ada sisa-sisa perasaan kepadanya. Jawab, Bagaimana bisa ia membuatmu bahagia, sedang karenanyalah kamu sering menangis? Bagaimana bisa ia setia, sedang ketulusunmu ia khianati? Sungguh bagaimana mungkin ia menjagamu, sedang hatimu pun ia patahkan. Kepada perempuan, Berilah kesempatan kepada laki-laki lain untuk memasuki hatimu ya; agar ia membantu merapikan hari-harimu yang sempat kacau oleh cerita di masa lalu. Udah ah jangan lebay. Relakan yang telah pergi, sambut yang kelak datang. Ikhlaskan yang sudah hilang, temukan yang bisa menggantikan. Selesai. Dan kepada perempuan, Berhentilah menunggu seseorang yang tak pernah mau datang. Sudahilah pengharapan yang sia-sia ini. Di dunia ini waktumu singkat, masa mudamu sementara, dan usiamu akan terus bertambah. Demi Allah, Demi Allah bagaimana mungkin waktumu yang singkat ini, kau persingkat lagi dengan menanti seseorang ya...

*Seni Mengekspresikan Cinta*

Saya dan istri beberapa kali didatangi oleh pasangan yang mau Konsultasi pernikahan . Ada pasangan suami istri yang sudah 10 tahun menikah, namun sang istri merasa tak bahagia karena suami kurang mesra. Saat ditanya ternyata hanya soal komunikasi. Sang suami terlalu dingin, jarang memeluk, pulang seminggu sekali tapi tetap acuh.. bahkan pernah ketahuan selingkuh . Di lain waktu, ada pasangan muda yang baru 2 bulan menikah, namun tak ada sakinah di rumah tangga. Tiap hari selalu marahan. Padahal wajah mereka cantik dan tampan. Apalagi orang tua sang istri sangat berada. Namun pernikahan, bukan hanya tentang harta, kecantikan dan semua yang fana . Lalu, saya teringat dengan seorang mahasiswi yang menanyakan kepada kami, "Apa sih kang rahasia agar pernikahan langgeng dan bisa melewati ujian 5 tahun pernikahan yang berat?" . Ah.. saya justru harus banyak belajar dari istri saya. Jujur saja.. awal-awal menikah saya yang lebih sering tersinggung, terus diem ta...

Kisah nyata tentang Mbah jum

"RUMUS KEHIDUPAN" Mudah"an Bermamfaat Terima kasih sahabat! Berita mbah Jum memasarkan dagangan nya yg menuntun konsumen beribadah..... MBAH JUM Oleh : Irene Radjiman Begitulah beliau dipanggil. Aku sempat bertemu dengannya 5 tahun yang lalu saat berlibur di Kasian Bantul Yogyakarta. Nama desanya saya lupa. Mbah Jum seorang tuna netra yang berprofesi sebagai pedagang tempe. Setiap pagi beliau dibonceng cucunya ke pasar untuk berjualan tempe. Sesampainya dipasar tempe segera digelar. Sambil menunggu pembeli datang, disaat pedagang lain sibuk menghitung uang dan ngerumpi dengan sesama pedagang, mbah Jum selalu bersenandung sholawat. Cucunya meninggalkan mbah Jum sebentar, karena ia juga bekerja sebagai kuli panggul dipasar itu. Dua jam kemudian, cucunya datang kembali untuk mengantar simbahnya pulang kerumah. Tidak sampai 2 jam dagangan tempe mbah Jum sudah habis ludes. Mbah Jum selalu pulang paling awal dibanding pedagang lainnya. Sebelum pulang mbah Ju...

Berbahagialah jika Allah mengaruniakan kalian seorang wanita yang Cerewet.*

*Berbahagialah jika Allah mengaruniakan kalian seorang wanita yang Cerewet.* . 😇Cerewet dalam artian ia sering mengingatkan mu ini itu supaya kamu tidak teledor. Cerewet saat kamu malas malasan. Cerewet saat kamu mulai banyak mengeluh. . 😲Mengertilah bahwa ia banyak bicara bukan karena benci. Bukan juga karena ia ingin membuatmu terlihat tak berdaya. Justru ia begitu amat menyayangimu. Dalam setiap katanya tercurah kebaikan terhadapmu. Karena memang banyak bicara adalah fitrahnya sebagai wanita. . Maka saat kamu dikaruniai seorang wanita yang cerewet. Bersyukurlah karena ia akan selalu menjadi pengingat yang otomatis akan bicara saat kita lupa. Yang selalu membangkitkan semangat kala lemah. Dan selalu bersama dengan kita apapun yang terjadi. Maka sayangilah Ibu, Mamah, Istri, teman kalian yang suka cerewet dan membuat kita produktif. . Untuk Ibu, Mamah, Umi, Istri , atau teman kamu yang cerewet :D

Menjadi wanita shalehah karena nasihat seorang pemuda

Mungkin sedikit orang yang menyadari bahwa istiqomah dalam ketaatan adalah salah satu bentuk dakwah, orang-orang memahami bahwa dakwah hanyalah penyampaian dalam bentuk lisan, tulisan, atau pelajaran. Penulis pernah mendengar salah seorang da’i menyampaikan sebuah kisah tatkala ia berada di Amerika. Da’i ini adalah seorang yang berasal dari Arab Saudi. Tatkala dia ke Amerika dan menjadi pemateri di sebuah pertemuan tak disangka ada seorang pemateri juga berasal dari Arab Saudi namun sudah 40 tahun tinggal di Amerika. Tatkala ia melihat da’i ini, ia pun merasa malu dengan penampilan sang da’i yang sesuai dengan latar belakang Arabnya; memkai jubah dan mengenakan gurtah. Lalu ia menegur sang da’i untuk mengganti apa yang ia pakai karena itu terkesan kuno dan terbelakang, beda dengan penampilannya. Sang da’i tidak menanggapi serius perkataannya. Yang mengagetkan adalah saat orang Arab Saudi –Amerika- ini melihat sang da’i menunaikan shalat di sela-sela  break  acara....